Pekerjaanmu Sudah Dream Job Belum?

Setiap orang pasti memiliki pekerjaan impian (a dream job). Dan setiap orang juga memiliki dream job yang berbeda antara satu orang dengan yang lain. Kamu tentunya juga memiliki dream jobmu sendiri. Pekerjaan impianmu itu bisa jadi sama dengan orang lain, namun bisa pula berbeda dengan dream job orang lain.

Nah, berbicara mengenai dream job, ada penelitian yang sangat menarik. Kita akan membahas penelitian yang dilakukan oleh Cornell University terhadap 1500 orang berusia 70 tahun ke atas. Kelompok partisipan berusia lanjut dinilai memiliki banyak pengalaman hidup sehingga bisa membagikan pelajaran hidup untuk generasi-generasi di bawahnya.

Salah satu pertanyaan yang diajukan kepada para lansia yaitu: apa petuah yang layak digarisbawahi oleh para generasi muda? Sebelum kami beritahukan jawaban mereka, coba kamu tebak apa jawaban yang paling umum para lansia sampaikan!

Ternyata, kebanyakan lansia menyampaikan bahwa salah satu petuah yang patut di-highlight generasi muda adalah: JANGAN BERTAHAN DENGAN PEKERJAAN YANG TIDAK KAMU SUKA! (Merasa tertohok? :D)

Kenapa jawaban itu begitu menonjol dari para lansia dibandingkan jawaban-jawaban lain? Bahkan melebihi wisdom lain baik seputar kehidupan pernikahan, keluarga, maupun topik lainnya. Hal ini kemungkinan karena pada umumnya,kita menghabiskan sebagian besar waktu kita untuk bekerja.

Di Indonesia saja, kebanyakan orang bekerja 40 jam dalam seminggu. Belum kalau ditambah dengan lembur. Mereka yang bekerja di sektor formal umumnya bekerja dari hari Senin hingga Jum’at atau Sabtu. Dan hal itu bukan hanya berlaku satu bulan atau satu tahun saja. Bisa tiga tahun, lima tahun, bahkan ada yang puluhan tahun berkutat dengan pekerjaan yang sama.

Beruntunglah orang-orang yang bisa bekerja di pekerjaan yang disukainya. Jangankan setahun, puluhan tahun juga tak apa. Tapi coba bayangkan bagaimana perasaan mereka yang terpaksa dan mau tidak mau harus terjebak dengan pekerjaan yang tidak disukai. Entahlah… Semoga kamu tidak termasuk salah satunya.

Selain petuah tadi, kira-kira apalagi petuah yang disampaikan para lansia? Yak, ternyata masih tak jauh-jauh dari persoalan karir dan pekerjaan. Petuah itu: GIGIHLAH MENGEJAR PEKERJAAN YANG MEMBUAT BAHAGIA!

Pekerjaan yang membuat bahagia? Bukannya setiap pekerjaan pasti tetap ada suka dukanya ya? Yak BETUL! Setiap dari kita pasti pernah mengalami pahit getirnya pekerjaan, entah itu hanya perasaan sesaat atau perasaan yang muncul selama masih bekerja di pekerjaan itu. 

Namun demikian, setidaknya ada beberapa kriteria yang patut kamu perhatikan, apakah pekerjaanmu sudah membuatmu bahagia (a dream job) atau belum. Apa saja kriteria itu?

  1. A dream job adalah pekerjaan yang memberikan income yang besar atau setidaknya cukup memenuhi berbagai kebutuhanmu

Kriteria ini berada di nomor urut pertama karena tentu saja, kita bekerja karena memang mencari upah. Dari upah itulah kehidupan kita bergantung, bahkan kehidupan orang-orang terkasih kita bisa jadi juga mengandalkan penghasilan kita untuk tetap hidup.

Kamu kalau disuruh memilih pekerjaan, pilih yang income-nya kecil atau besar? 😀

  1. A dream job tentu saja adalah pekerjaan yang kamu sukai

Yak, selain masalah duit, pekerjaan yang kamu pilih sebaiknya adalah pekerjaan yang memang kamu sukai. Kenapa? Seperti disampaikan pada bagian sebelumnya, coba bayangkan kalau kamu harus bekerja bertahun-tahun dengan pekerjaan yang tidak kamu sukai! Tersiksa! Jangankan bertahun-tahun, bisa jadi hitungan bulan kamu sudah mengajukan resign.

Selain kebutuhan finansial, tentu saja a dream job juga harus memenuhi kebutuhan emosionalmu kan?

  1. A dream job akan lebih lengkap jika jarak tempat kerjamu dekat dengan rumahmu

Bagi kebanyakan anak muda, gaji yang besar adalah prioritas utama dalam memilih pekerjaan. Namun, seiring berjalannya waktu, mereka akan menyadari bahwa bukan saja masalah income, pekerjaan yang baik dan benar-benar impian adalah pekerjaan yang memungkinkan kehidupan kerja dan kehidupan sebagai individu terpenuhi (work-life balance).

Tempat kerja yang dekat dengan rumah memungkinkanmu untuk sesering mungkin berkumpul dengan orang-orang tercinta. Tidak perlu menunggu libur lebaran atau libur sekali setahun kamu tetap bisa berkumpul dengan keluarga.

Nah, sekarang, dari tiga kriteria itu apakah pekerjaanmu sudah memenuhi salah satunya? Syukur-syukur 2, dan beruntunglah kalau pekerjaanmu sudah memenuhi ketiganya.

Referensi: 

Ebook “Career Strategy for Your Future Life” karya Yodhia Antariksa