7 Manfaat Membaca Buku yang Tidak Banyak Diketahui Orang

Manfaat membaca buku

Manfaat membaca buku bukan hanya menimbulkan kesenangan semata. Atau sekadar memberikan pengetahuan baru bagi pembacanya. Membaca buku menyimpan segudang manfaat yang bahkan terkadang tidak kita sadari. Menurut penelitian, membaca buku bermanfaat terhadap kondisi kesehatan seseorang, baik kesehatan fisik maupun mental.

1. Membaca buku memperkuat otak Anda

Manfaat membaca buku yang pertama berkaitan dengan aktivasi sel-sel di otak Anda. Penelitian yang menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) menunjukkan bahwa membaca melibatkan jaringan sirkuit dan sinyal yang kompleks di otak. Ketika kemampuan membaca Anda matang, jaringan tersebut juga semakin kuat dan canggih.

Pada tahun 2013, para peneliti menggunakan pemindaian MRI fungsional untuk melihat efek membaca novel pada otak. Para partisipan diminta untuk membaca buku berjenis novel dan berjudul “Pompeii” selama periode 9 hari. Ketika ketegangan dibangun dalam novel tersebut, ternyata semakin banyak area otak yang teraktivasi. 

Pemindaian otak menunjukkan bahwa sepanjang periode membaca buku dan berhari-hari sesudahnya, konektivitas otak meningkat, terutama di korteks somatosensorik. Bagian otak ini akan merespons sensasi fisik seperti gerakan dan rasa sakit.

2. Membaca buku dapat meningkatkan kemampuan berempati Anda

Penelitian lain menunjukkan manfaat membaca buku yang tak kalah mencengangkan. Orang-orang yang membaca buku fiksi sastra memiliki kemampuan yang lebih tinggi untuk memahami perasaan dan kepercayaan orang lain (empati). Para peneliti menyebut kemampuan ini sebagai “Theory of Mind“, yakni seperangkat keterampilan yang penting untuk membangun, menavigasi, dan menjaga hubungan sosial. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pembaca fiksi jangka panjang cenderung memiliki theory of mind yang berkembang lebih baik.

3. Membaca buku dapat membangun kosakata Anda

Para peneliti menemukan fakta bahwa siswa yang membaca buku secara teratur, dimulai pada usia muda, secara bertahap mengembangkan kosakata besar. Dan ukuran kosakata dapat mempengaruhi banyak bidang kehidupan Anda, dari skor pada tes standar hingga penerimaan perguruan tinggi serta peluang kerja.

Jajak pendapat tahun 2019 yang dilakukan oleh Cengage menunjukkan bahwa 69% pengusaha ingin mempekerjakan orang dengan soft skills, seperti kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif.

4. Membaca buku mencegah penurunan kognitif

Meskipun belum ada bukti kuat bahwa salah satu manfaat membaca buku adalah mencegah penyakit seperti Alzheimer, namun sebuah penelitian menunjukkan bahwa lansia yang membaca dan memecahkan persoalan matematika setiap hari mampu mempertahankan dan meningkatkan fungsi kognitif mereka.

Semakin awal Anda mulai membaca, akan semakin baik pula. Sebuah studi di tahun 2013 menemukan bahwa orang-orang yang telah terlibat dalam kegiatan yang merangsang mental sepanjang hidup, seperti membaca buku, mereka lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan plak, lesi, dan tau-protein tangles yang ditemukan di otak penderita demensia.

5. Membaca buku dapat mengurangi stres

Sekelompok peneliti pada tahun 2009 mengukur efek yoga, humor, dan membaca pada tingkat stres para pelajar Program Ilmu Kesehatan di Amerika Serikat. Coba tebak hasilnya!

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa 30 menit membaca menurunkan tekanan darah, detak jantung , dan tekanan psikologis sama efektifnya seperti yoga dan humor. Nah, Anda bisa memasukkan kegiatan membaca buku dalam salah satu daftar alternatif aktivitas untuk mengurangi stres. Menarik kan?

6. Membaca buku dapat membantu istirahat Anda lebih baik

Dokter di Mayo Clinic menyarankan untuk memasukkan kegiatan membaca buku sebagai bagian dari rutinitas tidur yang teratur. Untuk hasil terbaik, Anda sebaiknya pilih buku cetak daripada ebook, karena cahaya yang dipancarkan oleh perangkat Anda dapat membuat Anda terjaga dan mengarah pada hasil kesehatan lain yang tidak diinginkan. Sebagai tambahan. dokter juga menyarankan Anda untuk membaca di tempat selain kamar tidur jika Anda mengalami kesulitan tidur.

7. Membaca buku dapat meringankan gejala depresi

Depresi merupakan salah satu penyakit mental yang paling umum terjadi saat ini. Bahkan diprediksi penyakit ini bisa menjadi pembunuh utama mengalahkan penyakit-penyakit lain dalam beberapa tahun ke depan. 

Oleh karena itu, setiap orang harus mulai peduli dengan kondisi kesehatan ini. Dan ternyata, salah satu manfaat membaca buku adalah meringankan gejala depresi. Membaca buku fiksi memungkinkan seseorang untuk sementara waktu melarikan diri dari dunia mereka sendiri dan menjadi terbuai dalam pengalaman karakter dari buku yang mereka baca. Sedangkan membaca buku self-help non fiksi dapat mengajarkan strategi yang dapat membantu Anda mengelola gejala depresi.

Itulah kenapa Layanan Kesehatan Nasional Inggris memulai program Reading Well, sebuah program Books on Prescription, dimana para ahli medis meresepkan buku-buku self-help yang dikuratori oleh para ahli medis khusus untuk kondisi tertentu.

Mengetahui manfaat membaca buku di atas jadi membuat Anda ingin membaca buku kan? Yak, inilah saatnya Anda mulai membangun kebiasaan membaca buku. Anda bisa membaca beberapa buku yang kami rekomendasikan juga:

  • Life Skills – dengan membaca buku ini, Anda akan tahu tentang 8 skills kunci yang wajib dimiliki untuk meraih kesuksesan
  • Change Your Habits, Change Your Lifemembaca buku ini akan memperbaiki hidup Anda karena Anda akan dibimbing untuk membangun kebiasaan-kebiasaan baik
  • Financial Freedom Blueprint – siapa tak membaca buku ini akan merugi! Buku kece ini membahas bagaimana caranya agar Anda terbebas dari keterbatasan finansial
  • atau Anda tertarik untuk membaca buku Jebakan Hukum Pengusaha? – buku ini wajib dibaca bagi siapa saja yang ingin aman dan selamat dalam menjalankan bisnisnya


Sumber: https://www.healthline.com/health/benefits-of-reading-books

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *