Law of Attraction: Pola Pikir Inilah yang Membuatmu Tidak Kaya!

Law of Attraction

Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa kehidupanmu begitu-begitu saja? Kerja banting tulang setiap hari, setiap bulan menerima upah, namun hanya bisa bertahan hidup saja. Taraf hidupnya tidak meningkat sama sekali.

Kesuksesan dan kegagalan dalam hidup, termasuk dalam hal finansial dipengaruhi oleh banyak faktor. Baik faktor eksternal seperti lingkungan kecil seperti keluarga, pertemanan, dan tetangga, serta lingkungan yang lebih luas semisal situasi politik di suatu negara. Di sisi lain, faktor internal juga menentukan kesuksesan/ kegagalan kita, contohnya yaitu kegigihan dan kerja keras serta pola pikir. 

Membahas mengenai pola pikir, benarkah hal ini merupakan salah satu penyebab kita tidak meraih apa yang kita impikan? Jawabannya jelas saja “YA”. Lalu pola pikir (mindset) seperti apa yang membuat kita gagal meraih impian kita? Pola pikir macam apa yang membuat kita tidak kaya? 

Dalam artikel ini, kita akan sedikit berkenalan dengan apa itu law of attraction. Law of attraction atau hukum tarik-menarik menjelaskan bahwa apa yang kita pikirkan itulah yang akan menjadi kenyataan. Pikiran negatif akan menarik hal-hal negatif ke arah diri kita, sedangkan pikiran positif akan menarik hal-hal positif ke dalam diri kita.

Mekanisme kerjanya bagaimana? 

Kaitannya dengan masalah finansial dimana? 

Jadi begini, coba kamu perhatikan, kenapa orang kaya seiring berjalannya waktu justru semakin kaya, sedangkan orang-orang miskin semakin hari ya tetap saja miskin? Hal ini lantaran orang-orang kaya fokus pada kesuksesan, peluang, dan keberlimpahan harta. Berbeda jauh dengan orang-orang miskin yang kebanyakan justru fokus pada kesulitan dan kemiskinannya.

Fokus pada hal-hal positif (misalnya kesuksesan, peluang, dan keberlimpahan harta) menunjukkan bahwa diri kita optimis. Orang-orang yang optimis akan selalu melihat celah-celah positif yang dapat dilalui, seperti peluang dan harapan. Berikutnya orang-orang yang optimis tadi akan aktif bergerak meraih peluang dan harapan mereka. Dan saat menemui rintangan, mereka menghadapinya dengan cara yang berbeda dengan orang-orang yang pesimis. Mereka akan fokus pada pemecahan masalah karena mereka telah memiliki keyakinan bahwa mereka dapat menemukan solusi dari rintangan tersebut.

Di lain sisi, orang-orang yang fokus pada hal-hal negatif (misal kegagalan, kesulitan, dan kemiskinan) akan fokus pada masalah bukan solusi dari masalah itu. Mereka seringkali menghabiskan waktu dan energi mereka hanya untuk menganalisis masalah. Hal ini kemudian menyebabkan permasalahan yang mereka hadapi terkesan lebih besar daripada kenyataan yang sebenarnya. Masalah pun menjadi begitu rumit dan menakutkan. Akhirnya jelas saja mereka tidak bergerak kemana-mana. Mereka takut duluan sebelum maju ke medan perang. Begitulah law of attraction bekerja.

Jadi, jika kamu ingin meraih kesuksesan dan mencapai kesejahteraan finansial ataupun hal-hal lainnya, pertama-tama kamu bisa menerapkan law of attraction ini. Mulailah dari berpikir positif, jika belum terbiasa maka berlatihlah. Kikis kebiasaanmu berpikiran negatif karena hal ini akan mengubah cara pandang dan cara kerjamu ketika dihadapkan pada sebuah tantangan.

Law of attraction dalam urusan finansial lebih lanjut dibahas dalam buku Yodhia Antariksa yang berjudul “Financial Freedom Blueprint“. Jika Anda tertarik dengan preview-nya Anda bisa mengunduh ebook GRATIS dengan topik serupa “12 Cara Ampuh Untuk Menggapai Financial Freedom“.

Jika artikel ini bermanfaat dan cukup menarik, kamu dapat menyimpannya. Kamu juga bisa membagikannya kepada keluarga ataupun teman-temanmu. Salam kesuksesan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *